Jumat, 04 Februari 2011

Artikel Contoh Surat Lamaran Kerja - Komplit dikutip dari blog berita - kisaranku. Anda bebas mempublikasikan ulang artikel ini asalkan dengan selalu mencantumkan nama sumber, dan link orisinal ke blog kisaranku.blogspot.com. Dapatkan juga berita lowongan cpns terbaru dan tulisan menarik lainnya. Trims.



Membuat surat lamaran kerja dan CV yang baik adalah salah satu langkah awal yang sangat penting bagi kita, terutama bagi teman yang sedang dalam proses pelamaran kerja.
Pihak perusahaan tentunya akan melakukan penilaian terhadap kita melalui surat lamaran yang telah dikirimkan.

Untuk jadi referensi tambahan sahabat sekalian, silakan di download contoh surat lamaran kerja dibawah. Ini kebetulan koleksinya agak banyak, dan dikutip dari beberapa blog orang lain. He..he Jadi dipilih saja sesuai kebutuhan, atau kalau mau di download semua juga tidak masalah.

(klik kiri untuk membuka).
Sekiranya kawan suka dengan artikel ini. Boleh Klik tombol "Like" dibawah untuk berbagi ke Facebook.
Update: Trik menulis surat lamaran kerja efektif disini >>

Contoh Surat Lamaran Kerja dalam Bahasa Indonesia
Lamaran Kerja Umum
Akuntansi II
Pemasaran
Programmer
Accounting 1
Accounting 2
Banking
Sekretaris
Akuntansi 4
Penerbitan
Informasi dan Teknologi
CPNS - 1
CPNS GURU
CPNS - 2
Marketing - 1
Call Centre
Analisis Kesehatan
Customer Service

Contoh Surat Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris

Contoh Surat lamaran kerja umum dalam bahasa inggris
Accounting 1
Accounting 2
Finance
Secretary
IT
Customer Service
Sales Manager
Pharmaceutical
Analyst
Network Engineer - Network Administrator
Ticketing
Nurse
Pramugari
Mechanical Engineering
Teller / Kasir
Marketing
Fresh Graduate - Sales/ Marketing

===
contoh surat lamaran kerja
Nama Anda Disini
Alamat / address anda disini beserta kode pos
Hp.0856-1213131 Email : emailanda@yahoo.com

Karawang, 14 Februari 2009

Kepada Yth :
Bapak / Ibu Pimpinan
(Perusahaan yang dituju).

Dengan hormat,

Setelah saya mendapatkan informasi bahwa Institusi yang bapak pimpin membutuhkan staff pengajar. Maka dengan itu saya mengajukan untuk menjadi (Posisi lowongan kerja yang dituju) di (Perusahaan yang dituju).

Saya berusia 29 tahun dan saat ini telah menyelesaikan kuliah pada jurusan teknik mesin xxxxxxxxxxxx. Pada tahun 2002 saya menjadi instruktur laboratorium material teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Anda disini.

Besar harapan saya untuk dapat bergabung dan berkarya pada institusi yang Bapak/Ibu pimpin. Demikian surat lamaran ini saya ajukan, untuk itu saya siap dihubungi di nomor Hp.0856-123456 atas perhatian dan kebijaksanaannya saya haturkan terimakasih.


Hormat Saya,

Nama Anda DISINI
====

Mudah mudahan contoh surat lamaran kerja ini bisa bermanfaat. Dan semoga proses pelamaran kerjanya lancar. Sukses selalu. Nanti jika ada update terbaru, saya akan tambah lagi supaya lebih komplit.
Boleh berkomentar dibawah atau ada yang mau menambahkan sesuatu?.

Selasa, 01 Februari 2011

“PENGENDALIAN INTERN KAS MENINGKATKAN EFESIEN USAHA PADA PT.MANGGALA PUTRA”

PT. Manggala Putra, salah satu usaha dalam mengelola gedung yang kemungkinan menghadapi masalah dikarenakan pendapatan tidak seimbang dengan biaya operasional bahkan mungkin defisit. Dari situasi penulis tertarik mengangkat masalah tersebut dalam laporan berjudul “PENGENDALIAN INTERN KAS MENINGKATKAN EFESIEN USAHA PADA PT.MANGGALA PUTRA”

1.1 . IDENTIFIKASI MASALAH
Kas merupakan harta perusahaan yang paling lancar, untuk mengamankan kas perlu dilakukan seperti pengendalian intern, apabila kas tidak dikendalikan mengakibatkan usaha perusahaan akan mengalami kemunduran bahkan pailit. Masalah tersebut dapat dirumuskan:
1. Apakah perusahaan telah melakukan pengendai intern kas, baik penerimaan kas maupun pengeluaran kas.
2. Faktor apa yang mengambat hubungan penerimaan kas pengeluaran kas.
1.2 . MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengumpulkan data atau informasi yang diperlukan dalam rangka penyusunan laporan.

Adapun tujuan penulisan laporan dari penelitian ini diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Memberi gambaran mengenai definisi kas yang dikemukakan oleh beberapa ahli dan penulis sebelumnya.
2. Memberikan gambaran mengenai hubungan antara pendapatan dengan biaya. Khusus nya pada badan pengelola PT. Manggala Putra.
3. Memberikan suatu solusi mengenai suatu permasalahan yang terdapat pada badan pengelola PT. Manggala Putra. Khususnya mengenai langkah-langkah yang harus ditenpuh untuk meningkatkan pendapatan dan biaya.

1.3 . KEGUNAAN PENELITIAN
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat mengungkapkan pentingnya sumber kas dan penentuan penggunaan kas serta hubungannya dengan pengendalian intern kas.
Hasil penelitian ini diharapkan berguna bagi :
1. Penyusun, sebagai bahan perbandingan anta teori dengan praktek dilapangan/dunia usaha dan menambah ilmu dibidang akuntansi khususnya Keuangan dan Perbankan.

2. Perusahaan tempat penelitian, kiranya dapat dijadikan sebagai bahan informasi dan pertimbangan didalam proses pengambilan keputusan mengenai peranan sumber kas dan penentuan pengunaan kas dalam hubungannya dengan pengendalian kas.
3. Pihak lain, yaitu pihak yang membutuhkan selain yang disebutkan diatas dan mempunyai kepentingan sebagai bahan studi untuk menambah khasanah perbendaharan pengetahuan baik teori maupun praktek di lapangan, serta dapat dipergunakan sebagai perbandingan untuk penelitian selanjutnya.

1.4 . METODOLOGI PENELITIAN
Adapun sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Untuk mendapatkan data tersebut, penulis mengadakan penelitian dengan menggunakan :
a. Studi Pustaka, yaitu pengumpulan data dengan mencari, membaca, mencatat, dan mengumpulkan bahan bacaan dari literatur yang ada di perpustakaan, serta buku-buku bacaan clan berbagai sumber yang mempunyai hubungan dengan topik yang diteliti.


b. Studi Lapangan, yaitu memperoleh data-data secara langsung perusahaan dengan cara:
- Wawancara
- Inspeksi
Sedangkan pengamatan langsung ke obyek penelitian dilakukan secara sepintas, karena proses terjadi transaksi kas(uang tonal) secara mudah dapat diketahui.
1.6. LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN
Sebagai obyek penelitian dilakukan digedung PT. Manggala Putra.
Sedangkan waktu penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan dimulai pada buan januari 2010 sampai dengan maret 2010.
1.7. SISTEMATIKA PEMBAHASAN
Sistematika pembahasan yang dilakukan terdiri dari bab-bab yang menjelaskan secara terperinci, terdiri dari :
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini mencakup uraian mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, maksud dan tujuan penelitian, metode penelitian, lokasi penelitian dan sistematika pembahasan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Dalam bab ini mencakup uraian mengenai pengertian kas, sumber kas dan penggunaan kas, pengertian pengendalian intern dan tujuan pengendalian intern kas.
BAB III OBYEK PENELITIAN
Dalam bab ini mencakup uraian sejarah singkat perusahaan, sruktur organisasi dan uraian tugas serta sumber kas (pendapatan) serta penggunaan kas.
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini mencakup uraian mengenai perapan pengendalian kas dan kendala – kendala yang dihadapi dalam pengendalian kas.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Dalam bab ini mencakup uraian mengenai kesimpulan-kesimpulan yang dihadapi oleh perusahaan dan saran-saran dari penulis.




BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. PENGERTIAN KAS
Menurut Dr. Zaki Badriwan, M.Sc., Akuntan, pengertian kas adalah:
“………alat pertukaran yang dapat diterima untuk pelunasan utang, dan dapat diterima sebagai suatu setoran ke bank dengan jumlah sebesar nominalnya, juga simpanan dalam bank atau tempat-tempat lainnya yang dapat diambil sewaktu – waktu.”
Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia Setara kas adalah :
“………investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan yang dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah tertentu tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifkan.”
Melihat dari pengertian tersebut diatas, kas adalah suatu alat pertukaran dan juga digunakan sebagai ukuran dalam akuntansi baik itu yang berbentuk uang kertas, logam atau setara kas (cheque, bilyet giro yang dimiliki oelh perusahaan yang disimpan dalam suatu bank, traveller cheque yang belum disetorkan, cashier cheque, bank draft dan money order) yang dapat dijadikan sebagai alat pelunasan utang dan dapat juga diterima oleh bank sebagai nilai nominal. Karena dari sifat itulah kas dalam neraca keuangan terletak dalam aktiva lancar artinya bahwa kas adalah neraca kekayaan perusahaan yang sifatnya sangat liquid, berjangka pendek dan yang cepat dapat dijadikan uang dalam jumlah tertentu tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifkan. Dikarenakan kas dapat dengan mudah dipindahtangankan dan disembuyikan serta dapat dengan mudah digunakan untuk keperluan apapun juga, maka sistem pengendalian intern yang baik dan memadai sangat diperlukan mulai dari penerimaan, penyimpanan dalam peti kemas atau disetorkan ke bank sampai kepada penggunanya.
Penerapan sistem pengendalian intern yang baik dan memadai diharapkan mampu menghindari penyelewengan-penyelewengan tersebut. Seperti rekening-rekening neraca lainnya. Perubahan kas harus pula diinfornasikan kepada manajemen dan metode pelaporan kas terdiri dari dua macam dasar waktu (Accruals Basis) dan metode dasar tunai (Cash Basis).

2.2. PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS
Sumber penerimaan kas dalam suatu perusahaan dapat diperoleh dari:
- Hasil penjualan investasi jangka panjang, aktiva tetap baik yang berwujud ataupun yang tidak berwujud atau penurunan aktiva lancar dengan diiringi oleh penambahan kas.
- Penjualan atau terjadinya emisi saham atau penambahan modal oleh pemilik perusahaan yang berbentuk kas.
- Pengeluaran surat tanda bukti hutang baik jangka pendek maupun jangka panjang juga pertambahan hutang yang diiringi oleh penerimaan kas.
- Penurunan atau berkurangnya aktiva lancar selain kas dengan diikuti oleh penerimaan kas, misalnya penurunan piutang karena adanya penerimaan pembayaran.
- Penerimaan kas yang disebabkan oleh adanya sewa, bunga atau deviden dari investasi, pengembalian kelebihan pembayaran pajak pada periode-periode sebelumnya.
Sedangkan pengeluaran kas dapat disebabkan oleh transaksi-transaksi sebagai berikut :
- Pembelian saham obligasi sebagai investasi jangka pendek ataupun jangka panjang.
- Penarikan kembali saham yang beredar atau pengambilan kas perusahaan oleh pemilik.
- Pembayaran atau pelunasan baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang.
- Pembelian barang dagangan secara tunai, pembayaran biaya operasional, pembayaran sewa, bunga, premi asuransi, advertensi, uang muka biaya ataupun uang muka pembelian. Pembayaran deviden (pembagian laba lainnya secara rutin), pembayaran pajak, denda-denda dan lain-lain.

2. 3. PENGERTIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN
Sebelum diuraikan apa yang dimaksud dengan Sistem pengendalian Intern, disini akan saya kemukakan timbulnya Sistem pengendalian intern dalam suatu perusahaan. Penyebab diperlukannya Sistem Pengendalian Intern yaitu dikarenakan dalam menjalankan kegiatan pimpinan perusahaan merasa perlu untuk dapat mengetahui kegiatan apa saja yang terjadi didalamnya, dan mengingat besarnya perusahaan yang dipimpin serta banyaknya karyawan yang terdapat didalam perusahaan tersebut juga untuk mengefisienkan waktu dan biaya, maka agar dapat mengawasi seluruh transaksi yang terjadi dalam perusahaan diperlukan suatu Sistem Pengendalian Intern yang memadai yang dapat mengetahui berbagai rekening atau pos-pos yang terdapat dalam laporan keuangan, dan salah satu rekening yang paling rentan dengan berbagai penyelewengan adalah kas, karena kas merupakan kekayaan perusahaan yang paling mudah dipindahtangankan, disembunyikan dan yang paling mudah serta memungkinkan banyaknya peluang terjadinya penyelewengan.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Sistem Pengendalian Intern dan kas serta hubungan keduanya, berikut ini akan saya coba uraikan pengertian Sistem Pengendalian Intern dan kas, juga hal-hal yang terkait didalamnya.
Dilihat dari segi bahasa Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari berbagai elemen atau bagian yang dikoordinasikan (yang berhubungan antara satu bagian dengan bagian yang lainnya) yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai satu tujuan tertentu. Pengertian dari pengawasan itu sendiri adalah suatu tindakan yang berhubungan itu dapat berkerja sesuai dengan apa yang telah ditentukan dan memperkecil peluang terjadinya berbagai penyimpangan. Sedangkan yang dimaksud dengan intern adalah bagian – bagian yang terdapat dalam lingkup pekerjaan itu sendiri. Jika kita gabungkan pengertian-pengertian diatas tadi maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan Sistem Pengendalian Intern itu’ adalah suatu sistem yang dibuat dengan sedemikian rupa yang melibatkan bagian atau elemen-elemen yang terdapat dalam satu badan atau perusahaan yang bertujuan untuk menjaga kekayaan perusahaan, memeriksa ketelitian dari kebenaran data akuntansi, memajukan efesiensi dalam operasional dan membantu menjaga agar tidak terdapat penyimpangan terhadap kebijakan menajemen yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

Dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi penyusunan prosedur dan metode Dr. Zaki Badriwan, M.Sc., Akuntan menyajikan definisi sistem dan prosedur yang diambil dari beberapa nara sumber yang mengatakan :
“Sistem adalah suatu kerangka prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utma perusahaan. Prosedur adalah suatu urutan-urutan pekerjaan kerani (clerical), biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu bagian atau lebih, disusun untuk menjamin adanya perlakuan yang serafam terhadap transaksi-transaksi perusahaan yang sering terjadi. Sistem Akuntansi adalah formulir-formnulir, cacatan-cacatan, prosedur-prosedur, dan alat-alat yang digunakan untuk mengolah data mengenai usaha suatu kesatuan ekonomis dengan tujuan untuk menghasilkan umpan balik dalam bentuk laporan-laporan yang diperlukan oleh manajemen untuk mengawasin usaha, dan bagi pihak-pihak lain yang berkepentingan seperti pemegang saham, Kreditur dan lembaga-lembaga pemerintah untuk menilai hasil operasi.
Sistem informasi Manajemen adalah suatu komponen akuntan yang mengumpulkan, menggolongkan,mengolah dan mengkomunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor dan kreditur) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen).
Dalam bukunya yang berjudul Sistem pengawasan intern yang ditulis Prof. Dr. H.S Hardibroto, Akuntan dan Drs. Oemar witarsa, Akuntan mendefinisikan.
“ prosedur adalah rangkaain kegiatan administrasi yang biasanya melibatkan beberapa orang untuk mencapai keseragaman tindak dalam melakukan transaksi-transaksi yang sering terjadi. Melalui prosedur-prosedur data terkumpul, tercatat dan disampaikan kepada yang memerlukan.
Adapun seperti yang ditulis oleh Drs. Mulyadi, M. Sc. Akuntan tentang definisi Sistem Pengawasan Intern dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi adalah sebagai berikut :
“ Sistem Pengawasan Intern meliputi Struktur Organisasi, Metode dan Ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan dapat dipercaya tidaknya data akuntansi mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.
Dalam bukunya yang berjudul Auditing Petunjuk Pemeriksaan Akuntan Publik, Theodorus Tuanakita mengangkat terjemahan bebas dari brosur yang disusun oleh suatu prosesdur pemeriksaan AICPA dalam tahun 1949 berjudul Internal Control – elements of Coordinated System an Its Important To Management and the Independent Public Accountant secara luas pengendalian intern dapat diartikan sebagai berikut :
“ Pengendalian Intern meliputi rencana organisasi dan semua metode serta kebijakan yang terkoordinasikan dalam suatu perusahaan untuk mengamankan harta kekayaannya, menguji ketepatan dan sampai seberapa jauh data akuntansi dapat dipercya, menggalakan efesiensi usaha dan mendorong ditaatinya kebijaksanaan pimpinan yang telah digariskan…”
Dalam melaksanakan pengawasan intern suatu perusahaan dapat dilakukan dengan tiga cars yaitu dengan cara manual, manual dibantu dengan mesin pencatat dan dengan bantuan komputer. Sistem pengendalian intern yang menggunakan cara manual biasanya dilakukan oleh perusahaan yang masih relatif kecil, dimana pimpinan perusahaan dapat turun langsung melakukan pengawasan pada setiap terjadinya transaksi.



Tetapi pada sekarang ini hampir seluruh organisasi ataupun perusahaan tidak lagi menggunakan sistem manual, hal ini disebabkan waktu dan biaya serta kecepatan pengelolaan data yang dibutuhkan dalam perolehan informasi sangat tidak efesien, karena dalam pengelolaan data akuntansi sangat tergantung oleh kondisi mental dari manusia yang melakukannya. Dan untuk cara kedua, dimana sistem tersebut dilakukan dengan cara manual tetapi dibantu dengan mesin pencatat, hal ini merupakan peningkatan dari cara pertama tadi dan cara ini pengelolahan data tidak lagi sangat tergantung dengan kondisi mental manusia, melainkan dalam hal pencacatan, penjumlahan, pengurangan, pengecekan maupun pengarsipan data dibantu dengan berbagai mesin penunjang seperti : mesin kalkulasi, mesin faktur, mesin alamat, mesin pencatat waktu, mesin kartu tekan dan lain sebagainya. Sedanngkan penggunaan komputer dalam sistem pengendalian intern akan sangat membantu dalam kecepatan dan ketepatan penyajian laporan keuangan karena dalam cara ini tidak lagi melibatkan banyak karyawan untuk menyusun laporan keuangan, melainkan hanya dibutuhkan beberapa orang karyawan untuk memasukkan data transaksi harian kedalam komputert setelah dibuatkan bukti-bukti pendukung, sehingga hal ini dapat mengefektifkan fungsi-fungsi organisasi yang tidak efesien walaupun keterlibatan manusia didalamnya tidak dihilangkan begitu.
2.4. TUJUAN PENGENDALIAN INTERN KAS
Menurut Theodorus M. tuanakotta tujuan diberlakunya sistem pengendalian intern yang baik adalah:
“……dapat menekan terjadinya kesalahan dan penyelewengan dalam batas- batas biaya yang layak dan kalau pun dan kesalahan dan penyelewengan, terjadi hal ini dapat diketahui dan diatasi dengan cepat.
Jika dilihat dari tujuannya, Sistem pengawasan Intern terbagi menjadi 2 macam yaitu:
1. Sistem Pengawasan Akuntansi.
2. Sistem Pengawasan Administrasi.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kedua macam sistem tersebut penulis akan menguraikannya satu persatu.
Ad.1. Sistem Pengendalian Akuntansi
Sistem pengawasan Akuntansi merupakan bagian dari Sistem Pengawasan Intern yang meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan terutama untuk menjaga kekayaan organisasi dan mengecek ketelitian serta dapat dipercaya tidaknya data akuntansi, sehingga sistem ini dapat menjamin kekayaan para investor dan kreditur yang ditanamkan pada perusahaan dan akan menghasilkan laporan keungan yang dapat dipercaya. Adapun yang bertanggung jawab atas perancangan dan penerapan sistem pengawasan akuntansi yang baik pada pundak manajemen, dikarenakan laporan pengelolaan kekayaan pemilik perusahaan yang disajikan dalam laporan keuangan seluruhnya akan disampaikan olehnya. Walaupun sering kali muncul asumsi bahwa yang bertanggung jawab atas sistem pengawasan intern hanya berlaku pada Direktur Keuangan saja, tetapi pihak manajemen tidak dapat mengelak dari tanggung jawab tersebut.Hal ini di sebabkan karena tanpa dukungan yang penuhdari anggota direksi yang lain penyusunan dan penerapan sistem tersebuttidak dapat berjalan dengan lancar.
Untuk dapat merancang sisitem pengawasan akuntansi yang baik hal ini dapat bertitik tolak pada dua tujuan sistem yaitu menjaga kekayaan perusahaan dan mengecek ketelitian serta keandalan informasi akuntasi.
Dengan memperhatikan tujuan tersebut maka ada empat elemen pokok dalam pembentukan sistempengawasan akuntansi.
1. Struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas,
2. Sistem otorisasi
3. Prosedur pencacatan
4. Praktek yang sehat

Ad.2. Sistem Pengawasan Administrasi
Setelah diketahui apa yang dimaksud dengan sistem pengawasan akuntansi maka kini akan dibahas mengenai sistem pengawasan administrasi adalah suatu sistemyan meliputi struktur organisasi dan metode serta ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk meningkatkan efisiensi dan dipatuhi kebijakan manajemen.Dalam sistem ini lebih dititikberatkan pada pengefisienan penggunaan sumber daya yang ada serta pelaksanaan terhadap kebijakan yang telah di tetapkan.Sistem pengawasan administrasi ini tidak dapat dipsah-pisahkan dari sistem pengawasan akuntansi karenanya bila kedua sistem ini dijalankan dengan sebagaimana mestinya,maka dapat diharapkan sisitem pengwasan intern yang baik dapat terlaksana.









BAB III
OBYEK PENELITIAN
3.1. SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN
Gedung Manggala Putra didirikan pada tanggal 26 Agustus 1984, secara bertahap gedung ini mengembangkan sayapnya, demi kemajuan usaha pengelolaan gedung tersebut. Sampai kini telah dibangun uji kesehatan, pusat kebugaran, meseum kehutanan dan sebagainya. Serta berbagai fasilitas yang bersedia dikomplek gedung Manggala Putra dengan pelayanan yang memuaskan.
Gedung Manggala Putra berada diujung kota, dipusat bisnin pertokoan. Gedung dikelola terbatas untuk penyewaan ruang kantor dan ruang auditorium, uji kesehatan, pusat kebugaran dan sebagainya. Falasfah perusahaan adalah bahwa selalu diusahakan menempatkan tenaga-tenaga yang ahli dan terampil dalam sruktur manajemennya.
Tujuan utama perusahaan adalah alat untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu, oleh karena itu organisasi harus fleksibel. Tujuan yang baik merupakan syarat bagi suatu perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan jelas dan dimengerti oleh seluruh anggota organisasi.

Ilmu pengetahuan organisasi dan manajemen masih dalam tahap perkembangan sesuai dengan kemajuan dunia usaha apabila perusahaan semakin bertambah besar. Dengan demikian setiap pimpinan/manajer dituntut untuk sungguh-sungguh menguasai dalam memecahkan masalah berikut:
1. Manajer membutuhkan keterampilan teknik yang cukup untuk menjalankan suatu pekerjaan terutama yang menjadi tanggung jawabnya.
2. Keterampilan manusiawi merupakan kemampuan untuk berkerja dengan orang lain, memahami orang lain dan memotivasi orang lain, baik sebagai perorangan maupun kelompok.
3. Keterampilan konseptual merupakan mental untuk mengkoordinasikan dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi, mencakup kemampuan manajer untuk melihat organisasi sebagai keseluruhan dan memahami perubahan pada setiap bagian yang dapat mempengaruhi keseluruhan organisasi.

Senin, 06 September 2010

PERSEMBAHANKU

Pujiku pada-Mu Allah dan selawatku untukmu Rasul.
Kodrat dan Iradah-Mu telah membawa hidupku begitu berarti,
harapan semoga sedikit ilmu yang kuperoleh akan membawa
berkah dalam hidupku.

“ Barang siapa menginginkan kebahagiaan di dunia,
Hendaklah dengan Ilmu, Barang siapa menginginkan
Kebahagiaan akhirat, hendaklah dengan Ilmu. Dan
Barang siapa yang menginginkan kebahagiaan keduanya
(dunia dan akhirat), hendaklah dengan ilmu pula.”

Kupersembahkan Karya kecil ini untuk orang-orang yang
Kucintai dan Mencintaiku; Ayahanda H.M. Hasan adam dan
Ibunda Rahmawati Ar atas doa-doa yang tulus……..
Saudara-saudara yang Kucintai Kakanda Ahmad Yani,
terima kasih atas dukungannya.

Special buat orang yang kucintai; Safriani, terima kasih banyak
Atas Dukungan, pengorbanan, berkat kesabaran dan keikhlasanmu
Aku bisa mewujudkan cita-citaku,
Dan buat sahabatku, ibal, fajry, martunis, febry, andika and zulfan
Tanpa Persahabatan, hidup ini takkan indah,
Terima Kasih atas segala dukungannya.



MUHAMMAD IQBAL

KEPUTUSAN BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS

Keputusan Bentuk Kepemilikan Bisnis:
1.Akses Bisnis terhadap Pendanaan
2.Pengendalian Bisnis
3.Pajak yang harus dibayar oleh Bisnis
4.Nilai Perusahaan

1.KEMUNGKINAN BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS
Wiraswasta memilih dari tiga Kemungkinan benyuk kepemilikan bisnis yaitu:
~Perusahaan Perseorangan
yaitu:suatu bisnis yang dimiliki oleh pemilik tunggal.
Contoh :Restaurant Lokal,Pengusaha Kontruksi Lokal,jasa pangkas rambut dll.
Karakteristik Perseorangan yang berhasil:
»Pengusaha Perusahaan Perseorangan harus mau menerima tanggung jawab
penuh atas kinerja perusahaan.

¤Keuntungan Perusahaan Perseorangan
1.Semua laba hanya utk pengusaha perseorangan
2.Organisasi Sederhana
3.Pengendalian Seutuhnya
4.Pajak Rendah
¤Kerugian Perusahaan Perseorangan
1.Pengusaha perseorangan bertanggung jawab atas semua kerugian
2.Tanggung jawab tidak terbatas
3.Dana terbatas
4.Keterampilan Terbatas.

~Perusahaan Kemitraan
yaitu:Bisnis yang dimiliki oleh dua orang atau lebih secara bersama.

¤Keuntungan Perusahaan Kemitraan
1.Dana Tambahan
2.Kerugian ditanggung bersama
3.Lebih ada spesialisasi
¤Kerugian Perusahaan Kemitraan
1.Berbagi Pengendalian
2.Tanggung Jawab tak terbatas
3.Berbagi Laba.

«Perbedaan Antara Perusahaan Perseorangan dgn Perusahaan Kemitraan
Menunjukkan laba dari bisnis anda dlm empat tahun apabila anda seorang
Pengusaha perseorangan dibanding dengan laba apabila anda sebagai mitra
Pengusaha dlm perusahaan kemitraan.

~Korporasi
yaitu:Suatu badan hukum (terdaftar pd Negara bagian) yg membayar pajak
dan secara hukum terpisah dari para pemiliknya.

¤Keuntungan dara Korporasi
1.Tanggung jawab Terbatas
2.Akses Terhadap Dana
3.Transfer Kepemilikan
¤Kerugian dara Korporasi
1.Biaya Keorganisasian yang Tinggi
2.Pemberitaan Mengenai Keuangan
3.Masalah Keagenan
4.Pajak yang Tinggi.

2.METODE UNTUK MEMILIKI BISNIS YANG TELAH ADA

Dibawah ini adalah Metode umum dimana orang menjadi pemilik bisnis yang telah
Ada:
~Mengambil Kepemilikan Dari Bisnis Keluarga
Mengambil kepemilikan bisnis keluarga sangat menggiurkan karena seseorang dapat
Belajar banyak tentang bisnis sebelum menjadi pemilik.Walau demikian,banyak orang
tidak pd posisi untuk memliki bisnis keluarga.

~Membeli Bisnis Yang Telah Ada
Seseorang harus membuat estimasi penjualan yang akan datang dan pengeluaran
untuk menentukan apakah menanamkam modal itu layak.

~Franchise (Waralaba) (izin bisnis di daerah tertentu)
yaitu:Suatu pengaturan perjanjian di mana seorang pemilik bisnis (Franchisor)
memperbolehkan pemilik bisnis lain (Franchisee) memakai merek dagangnya,nama
dagangnya atau hak ciptanya dalam kondisi tertentu.

¤Jenis waralaba
•Distributor (Distributorship)
•Bisnis gaya-rantai (Chain-style business)
•Pengaturan Manufaktur (Manufacturing arrangement)

¤Keuntungan Waralaba
1.Gaya pengelolaan yang telah terbukti
2.Nama yang telah dikenal
3.Dukungan dana
¤Kerugian Waralaba
1.Berbagi Keuntungan
2.Pengendalian Keuntunga


3.BAGAIMANA PEMILIK MENGUKUR KINERJA BISNISNYA
Pemilik yang menanamkan modalnya pd suatu perusahaan memusatkan diri pd
2 kriteria untuk mengukur kinerja perusahaan:
1.Imbalan atas Penanaman Modalnya
Penanaman modal suatu perusahaan didapatkan dari laba (Profit) perusahaan (disebut
jg penghasilan atau pendapatan).
2.Risiko perusahaan
yaitu:Tingkat ketidakpastian tentang laba perusahaan yang akan datang,yang mengga
mbarkan ketidakpastian imbalan bagi pemiliknya.Laba perusahaan di masa yang
akan datang tergantung pada penerimaan dan beban (pengeluarannya)

Jumat, 06 Agustus 2010

MUHAMMAD IQBAL



UNIVERSITAS JABAL GHAFUR SIGLI

SUMBER DAYA MANUSIA

MANAGING THE DIVERSE WORKFORCE
(MENGATUR TENAGA KERJA YG BERBEDA DLM PEKERJAAN)
1. Women in business
2. Workers of color
3. Older workers (Pekerjaan Umur Tua)
4. Contingency Workers (pekerjaan2 sesuai keperluan pd berbagai situasi / kemungkinan.
5. Leased employess (tenaga kerja yg dpt disewakan sewaktu-waktu)
6. Immigrants (pendatang baru)
7. Young persons with limited education of skills.(tenaga kerja dari anak-anak dibawah umur dg pddk dan keahlian terbatas)
TANTANGAN YG DIHADAPI M. SDM
a. Perekonomian dan perkembangan Teknologi.
1. Pergeseran jenis pekerjaan
2. Persaingan global.
b. Ketersediaan dan kualitaas tenaga kerja.
1. Tenaga kerja rendah kualitas.
2. Pertumbuhan pd ketersedian tenaga kerja contingent.
c. Kependudukan dan perbedaan.
1. Tenaga kerja yg manua.
2. Keseimbangan kerja dan kelurga.
d. Restrukturisasi Organisasi.
STRATEGI ORGSS DAN SDM

KOMPOTENSI INTI ….> Kemampuan yg unik
Sebuah orgss yg meniptakan nilai tinggi dan membedakan
orgss tsb dr persaingan

SDM sbg KOMPOTENSI INTI adalah :
Dg menarik dan mempertahankan tenaga kerja yg memiliki profesionalisme dan kemampuan khusus, membiayai pelatihan mareka, memberikan kompensasi agar dapat terus bersaing dgn orgss lain.

STRAGEGI ORGSS DASAR SUMBER
1. Nilai (Value)
2. Keunikan
3. Kemampuan utk mencontoh.
4. Orgss
Motivasi dan Kepuasan Kerja
Motivasi ……> sebagai keinginan dari
seseorg utk lebih meni-
ngkatkan kegiatannya
dlm usaha mencapai su
atu tujuan tertentu
BUDAYA ORGSS ADALAH POLA DARI NILAI-NILAI DAN KEPERCAYAAN YG DISEPAKATI BERSAMA YG MEMBERIKAN ARTI KEPADA ANGGOTA DARI ORGANISASI TSB DAN ATURAN-ATURAN BERPRILAKU

ADA BEBERAPA KEMUNGKINAN PENDEKATAN UTK MENGETAHUI STRATEGI YG HARUS DIPILIH OLEH SUATU PERUSAHAAN UTK MENGILUSTRASIKAN HUB ANATARA STRATEGI DG SDM
 COST LEADERSHIP (PERUSAHAAN DENGAN BIAYA YG PALING MURAH).
 DIFFIRENTIATION (DEFERENSIASI)

PERENCANAAN SDM
PROSES ANALISIS DR IDENTIFIKASI TERSEDIANYA DAN KEBUTUHAN AKAN SDM SEHINGGA ORGS TSB DPT MENCAPAI TUJUAN

--- TANGGUNG JAWAB PERENCANAAN SDM
--- PERENCANAAN SDM DLM ORGSS KECIL
1. EVALUASI KEGIATAN SDM
2. PERUSAHAANKECIL DG ISU KELUARGA
--- PROSES PERENCANAAN SDM
1. STRATEGI SDM
ALAT YG DIGUNAKAN UTK MEMBANTU ORGS MENGIDENTIFI
KASIKAN DAN MENGATUR PENAWARAN DAN PERMINTAAN SDM
2. PENGEMBANGAN RENCANA SDM
…..> JANGKA PANJANG

PENGEVALUASIAN RENCANA SDM
 MANAJEMEN PUNCAK MEMILIKI PANDANGAN YG LEBIH THD DEMENSI SDM ATAU THD KEPUTUSAN2 BISNISNYA.
 BIAYA SDMMENJADI LEBIH KECIL KRN MANAJEMEN DPT MENGATISIPASI KETIDAK SEMBARANGAN SEBELUM TERJADI HAL2 YG DIBANYANGKAN SEBELUMNYA LEBIH BESAR BIAYANYA.
 TERSEDIANYA LEBIH BANYAK WAKTU UTK MENETAPKAN YG BERBAKAT KRN KEBUTUHAN DPT DIANTISIPASI DAN DIKETAHUI SEBELUM JUMLAH TENAGA KERJA YG SEBENARNYA DIBUTUHKAN.
 ADANYA KESEMPATAN YG LEBIH BAIK UTK MELIBATKAN WANITA DAN GOL MINORITAS DI DLM RENCANA MASA YG AKAN DATANG.
 PENGEMBANGAN PARA MANAJER DPT DIRENCANAKAN DG LEBIH BAIK.

Kompensasi adalah :
salah satu sarana, alat dan cara utk meningkatkan kinerja pegawai.

Kinerja adalah :
Apa yg dimaksud kinerja?
Apakah orang yg bekerja lebih hebat, lebih aktif dan efesien sehingga memberikan hasil (output) yg lebih besar, lebih baik lebih berkualitas maka dapat disebut bahwa orang tsb telah bekerja dg kinerja meningkat
MANAJEMEN SDM UTK MENCAPAI OFFECTIVE JOB DESIGS

1.Para pekerja hrs mengetahui tujuan
organisasi.
2.Bagaimana meningkatkan motivasi
karyawan.
3.Bekerja menurut ketentuan yg telah di
tetapkan.
4.Tiap jenis pekerjaan memerlukan kemampuan
dan keahlian khusus.
JOB DESIGN

MERUPAKAN ALIRAN ATAU ARUS YG SANGAT KOMPLEK DLM MENETAPKAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PD SESEORANG DLM ORGSS DAN SECARA PHISIK SETIAP KARYAWAN HARUS MELAKSANAKAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TERSEBUT
Ada 3 konsep berbeda yg harus dipertimbangkan adalah ;

# Populasi tenaga kerja (labor force population)
# Populasi pelamar (Applacont Popolation)
# Kumpulan pelamar (Applacant pool)
Perecrutan internal
PENEMPATAN DAN PENAWARAN PEKERJAAN (JOB POSTING BIDDING).

PROMOSI DAN TERNSFER

KENALAN TENAGA KERJA LAMA

MERECRUT MATAN KARYAWAN DAN MANTAN PELAMAR.

DATA BASE PERECRUTAN INTERNL

External
PERECRUTAN DI SEKOLAH
PERECRUTAN AKADEMI
SERIKAT2X TENAGA KERJA
SUMBER2X MEDIA MASA
SUMBER2X PERDAGANGAN & PESAING
AGENT2X TENAGA KERJA
PERUSAHAAN2X PENCARI EKSIKUTIF
PEREKRUTAN MELALUI INTERNET


KEPENTINGAN ORGS VS KEPENTINGAN LINGK PERUSAHAAN

1. ADANYA MANAJERIAL CAREER BERUBAH DAN BERKEMBANG SCR TERUS MENERUS.
2. PERLU DIKETAHUI BAHWA KARY PERUSAHAAN INGIN MENGETAHUI LEBIH BANYAK TTG PEKERJAAN DAN PEKERJAAN LAIN DLM PERUSAHAAN DLM WAKTU CEPAT DAN JUGA TTG ORGS SCR KESELURUHAN.
3. TEKANAN UTAMA TERLETAK PD TEAM WORK, PEBYELIA (SUPERVESOR) PENINGKATAN KEMEMPUAN DLM BEKOMONIKASI, KEPUTUSAN KELP,
4. KARY MENGINGINKAN PERUSAHAAN DPT MENOLONG MAREKA.
5. KEAHLIAN DASAR MASIH DIPERLUKAN.
6. BANYAK TRANSISI CARER MEMERLUKAN KESEMPATAN PELATIHAN YG TEPAT.
PROGRAM KOMPENSASI DLM ORGS HRS MEMILKI 4 TUJUAN
1. TERPENUHINYA SISI LEGAL, DG SEGALA PERATURAN DAN HUKUM YG SESUAI.
2. EFEKTIVITAS BIAYA UTK ORGS.
3. KESEIMBANGAN INDIVIDU, INTERNAL
EKTERNL UTK SELURUH KARY.
4. PENINGKATAN KEBERHASILAN KINERJA ORGS
GAJI POKOK ADALAH
KOMPENSASI DASAR YG DITERIMA OLEH KARY, BIASANYA SBG GAJI DAN UPAH

UPAH ADALAH
BAYARAN YG SCR LANGSUNG DIHITUNG BERDASARKAN JUMLAH WAKTU KERJA
GAJI MERUPAKAN BAYARAN YG KONSISTEN DR SATU PERIODE KE PERIODE LAIN DG TDK MEMANDANG JUMLAH JAM KERJA

GAJI VARIABEL à KOMPENSASI YG DIKAITKAN DG KINERJA INDIVIDUAL, KELP DAN/ATAU ORG
BEBERAPA FAKTOR HRS DIPERTIMBANGKAN KETIKA MENGGUNAKAN SISTEM IMBALAN BERDASARKAN KELOMPOK.

1. MENGUNAKAN GAJI BERDASARKANKETERAMPILAN UTK GAJI POKOK.
2. MEMBUAT SISTEM MENJADI SEDERHANA DAN MUDAH DIMENGERTI.
3. MENGUNAKAN GAJI VARIABEL BERDSARKAN KINERJA BISNIS SCR KESELURUHAN.
4. MENDISTRIBUSIKAN IMBALAN PD TINGKAT KELOMPK.
5. MEMILIKITK KETERLIBATAN KARY YG TINGGI.

Sabtu, 03 Juli 2010

PRODUK PENYALURAN DANA MUSYARAKAH

A. Fiqih
Al Ijarah disebut juga Al Ajru (upah) atau Al ‘Iwadhu (ganti), artinya “Suatu jenis akad untuk mengambil manfaat (Ajran) dengan jalan penggantian” (Fiqh Sunnah, jilid 13 hal. 15-Sayyid Sabiq) Maksud “manfaat” adalah berguna, yaitu barang yang mempunyai banyak manfaat dan selama menggunakannya barang tersebut tidak mengalami perubahan atau musnah. Manfaat yang diambil tidak berbentuk zatnya melainkan sifatnya, dan dibayar sewa. Misalnya, rumah yang dikontrakkan/disewa mobil disewa untuk perjalanan.

B. Jenis Ijarah
Ada dua jenis Ijarah, pertama didasarkan atas periode/masa sewa biasanya sewa peralatan. Peralatan itu disewa selama masa tanam hingga panen. Dalam perbankan Islam dikenal sebagai Operating Ijarah. Kedua, Ijarah Muntahiyyah Bittamlik (Ijarah Wa Iqtina) yaitu sewa menyewa yang berkombinasi, bila masa sewa berakhir penyewa boleh membelinya.

C. Teknis Perbankan
Ijarah adalah akad antara Bank (Muajjir) dengan nasabah (Musta’jir) untuk menyewa suatu barang/obyek sewa (Ma’jur) milik Bank dan Bank mendapatkan imbalan jasa atas barang yang disewanya. Ijarah Muntahiyyah Bittamlik adalah perjanjian sewa suatu barang antara Bank (Muajjir) dengan Nasabah (Musta’jir) yang diakhiri dengan pembelian obyek sewa (Ma’jur).

PRODUK PENYALURAN DANA MUSYARAKAH
A. Fiqih
Musyarakah asal kata dari Syirkah yang berarti percampuran. Menurut ahli fuqaha Musyarakah berarti : “Akad antara orang-orang yang berserikat dalam hal modal dan keuntungan”. (Fiqh Sunnah, Jilid 13 hal. 174, Sayyid Sabiq) Kerjasama diatas bisa berupa modal dan jasa. Sebagai pelaksana/pengelola usaha boleh berasal dari salah satu anggota penyerta dana atau pihak lain (di luar anggota perkongsian) dan disepakati bersama.


B. Jenis Syirkah.
Menurut Ulama Fiqih, bentuk kerjasama (syirkah) terbagi dalam beberapa golongan:
1. Syirkah Al ‘Inan, penggabungan harta atau modal dua orang atau lebih yang tidak harus sama jumlahnya dan keuntungannya dibagi secara proporsional dengan jumlah modal masing-masing atau sesuai dengan kesepakatan.
2. Syirkah Al Mufawadhah, perserikatan yang modal semua pihak dan bentuk kerjasama dilakukan baik kualitas dan kuantitasnya harus sama dan keuntungan dibagi rata.
3. Syirkah Al Abdan /Al Amal, perserikatan dalam bentuk kerja yang hasilnya dibagai bersama.
4. Syirkah Al Wujuh, peserikatan tanpa modal.
5. Syirkah Al Mudharabah, bentuk kerjasama antara pemilik modal dan seseorang yang punya keahlian dagang dan keuntungan perdagangan dari modal itu dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama.

C. Teknis Perbankan
Musyarakah adalah akad kerjasama antara Bank dengan nasabah untuk mengikatkan diri dalam perserikatan modal dalam jumlah yang sama atau berbeda sesuai kesepakatan. Percampuran modal tersebut digunakan untuk penglolaan proyek /usaha yang layak usaha dan sesuai dengan prinsip syari’ah. Pembagian keuntungan akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang telah disetujui dalam akad.

Kamis, 24 Juni 2010

LEMBAGA KEUANGAN DALAM SISTEM KEUANGAN FUNGSI SISTEM KEUANGAN MODEREN

BAB I
LEMBAGA KEUANGAN
DALAM SISTEM KEUANGAN
FUNGSI SISTEM KEUANGAN MODEREN
Sistem keuangan dalam perekonomian modem memiliki sekurang-kurangnya tujuh
fungsi pokok sebagai berikut:
Fungsi tabungan. Sistem pasar keuangan dan lembaga keuangan menyediakan
instrumen untuk tabungan. Obligasi, saham dan instrumen utang lain diperjualbelikan di pasar uang dan pasar modal yang menjanjikan suatu pendapatan dan dengan risiko yang rendah bagi masyarakat penabung yang mengalir melalui pasar keuangan kemudian digunakan untuk investasi sehingga barang-barang dan jasa dapat diproduksi.
 
Fungsi penyimpanan kekayaan(wealth function). Penyimpanan kekayaan dapat
dilakukan dengan membeli barang obligasi, saham dan instrumen keuangan lain nilainya tidak akan berkurang karena berlalunya waktu dan bahkan memperoleh penghasilan di samping risiko rugi relatif lebih kecil.
 
Fungsi likuiditas. Lembaga keuangan depositori menyediakan berbagai altematif
instrumen simpanan yang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. 
 
Fungsi kredit. Kredit merupakan pinjaman yang disertai dengan janji untuk
membayar kembali di masa yang akan datang. 
 
Fungsi pembayaran. Instrumen pembayaran yang tersedia antara lain cek, giro
bilyet, karlu kredit, termasuk mekanisme kliring dalam perbankan. 
 
Fungsi risiko. Pasar keuangan menawarkan proteksi terhadap jiwa, kesehatan dan
risiko pendapatan atau kerugian. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjual berbagai
polis asuransi. 
 
Fungsi kebijakan. Pasar keuangan telah menjadi instrumen pokok yang dapat
digunakan oleh pemerintah untuk melakukan kebijakan guna menstabilkan ekonomi dan
mempengaruhi inflasi melalui kebijakan moneter. 
 
JENIS PASAR KEUANGAN DALAM SISTEM KEUANGAN
Untuk memenuhi berbagai fungsi yang dibebankan, sistem keuangan
melakukannya melalui pasar keuangan di mana klaim keuangan (financial claim) dan jasa-
jasa keuangan diperdagangkan. Pasar ini dapat dikatakan sebagai penghubung antara unit
defisit dan unit surplus.
Perusahaan pasti memiliki dana yang belum dipostkan pengeluarannya/ tabungan. Dana-dana yang disisihkan sebagai tabungan yang mengalir melalui pasar keuangan digunakan untuk mendukung investasi oleh perusahaan, pemerintah dan rumah tangga. Investasi tersebut sering dihubungkan kepada pembelian barang-barang modal seperli gedung dan inventaris dan untuk membeli persediaan bahan mentah dan barang-barang untuk dijual.
Pasar uang adalah pasar untuk dana-dana yang bersifat jangka pendek di mana lembaga-lembaga, perusahaan-perusahaan dan individu (ultimate lender) yang memiliki kelebihan dana yang bersifat sementara (unit surplus) memenuhi kebutuhan pihak-pihak yang sedang mengalami kekurangan dana (ultimate borrower) yang bersifat sementara (unit defisit). Salah satu fungsi utama pasar uang adalah membiayai modal kerja perusahaan.
Pasar modal adalah pasar yang dirancang untuk membiayai investasi jangka panjang oleh unit-unit usaha, lembaga pemerintah dan rumah tangga. Transaksi dalam pasar modal memungkinkan pembangunan pabrik, jalan-jalan tol, dan perumahan. Instrument keuangan yang digunakan dalam pasar modal memiliki jatuh tempo yang melebihi 1 tahun dan nilainya bervariasi dari nilai relatif kecil sampai nilai besar.
INVESTASI
Investasi pada dasarnya berkaitan dengan penanaman dana ke dalam berbagai alternatif. Oleh karena itu investasi dapat dilakukan dalam bentuk aset finansial (financial asset) dan aset nonfinansial (non financial assets).

Rabu, 23 Juni 2010

CHAPTER II (RENC STRATEGIS M.SDM)

KULIAH II
RENCANA STRATEGIS M. SDM
Recana dimuka, waktu itu hujan belum turun pada saat nabi Nuh membangun bantera

RENCANA STRATEGIS YAITU SBG PROSES MENGIDENTIFIKASIKAN YG DIPERLUKAN UTK MENCAPAI TUJUAN TERSEBUT
a.Proses Rencana Strategis
. Definisi filosofi dan misi
. Penyaringan lingk ekternal utk kesem-
patan dan ancaman.
. Penilaian kekuatan dan kelemahan inte
rnal.
. Peramalan orgs kemampuan dan kese
mpatan dlm lingk.
. Pengembangan rencana strategis dan tujuan.
. Penerapan pengawasan perbaikan & perbaikan renc.

Sering kali perkembangan strategi dan tujuan tsb didasarkan kekuatan dan kelemahan orgss scr internal pada Analisis SWOT yg mengetahui dan kesempatan serta ancaman scr ekternal.

Tujuan Analisi SWOT yaitu mengembangkan strategi yg menerapkan kekuatan dg kesempatan orgssscr ekternal dan mengidentifikasikan kelemahan internal dan mengetahui ancaman yg dpt mempengaruhi kesuksesan orgss.
SDM sbg KOMPOTENSI INTI adalah :
Dg menarik dan mempertahankan tenaga kerja yg memiliki profesionalisme dan kemampuan khusus, membiayai pelatihan mareka, memberikan kompensasi agar dapat terus bersaing dgn orgss lain.

STRAGEGI ORGSS DASAR SUMBER
1. Nilai (Value)
2. Keunikan
3. Kemampuan utk mencontoh.
4. Orgss

Motivasi ……> sebagai keinginan dari
seseorg utk lebih meni-
ngkatkan kegiatannya
dlm usaha mencapai su
atu tujuan tertentu.

BUDAYA ORGANISASI &
STRATEGI SDM
BUDAYA ORGSS ADALAH POLA DARI NILAI-NILAI DAN KEPERCAYAAN YG DISEPAKATI BERSAMA YG MEMBERIKAN ARTI KEPADA ANGGOTA DARI ORGANISASI TSB DAN ATURAN-ATURAN BERPRILAKU

TAHAP-TAHAP DLM ORGSS / SIKLUS HIDUP INDUSTRI DAN STRATEGI SDM :
1. EMBRYONIC
2. PERTUMBUHAN
3. GUNCANGAN (SHKE OUTS)
4. DEWASA / MATURITY
5. MENURUN (DEC LINE)
HUBUNGAN ANTARA STRATEGI ORGSS DG RENCANA SDM
DUA BAGIAN DARI RENCANA STRATEGI ADALAH:
A. MENYESUAIKAN DG FOKUS GLOBAL
B. MANINGKATKAN PELAYANAN

ADA BEBERAPA KEMUNGKINAN PENDEKATAN UTK MENGETAHUI STRATEGI YG HARUS DIPILIH OLEH SUATU PERUSAHAAN UTK MENGILUSTRASIKAN HUB ANATARA STRATEGI DG SDM
A. COST LEADERSHIP (PERUSAHAAN DENGAN BIAYA YG PALING MURAH).
B. DIFFIRENTIATION (DEFERENSIASI)

PERENCANAAN SDM
PROSES ANALISIS DR IDENTIFIKASI TERSEDIANYA DAN KEBUTUHAN AKAN SDM SEHINGGA ORGS TSB DPT MENCAPAI TUJUAN

--- TANGGUNG JAWAB PERENCANAAN SDM
--- PERENCANAAN SDM DLM ORGSS KECIL
1. EVALUASI KEGIATAN SDM
2. PERUSAHAANKECIL DG ISU KELUARGA
--- PROSES PERENCANAAN SDM
1. STRATEGI SDM
ALAT YG DIGUNAKAN UTK MEMBANTU ORGS MENGIDENTIFI
KASIKAN DAN MENGATUR PENAWARAN DAN PERMINTAAN SDM
2. PENGEMBANGAN RENCANA SDM
…..> JANGKA PANJANG

Selasa, 22 Juni 2010

PENGERTIAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA CHAPTER I

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
HUMAN RESOURCES MANAGEMENT
OLEH
MUHAMMAD IQBAL S.E

PENGERTIAN
a. Proses serta upaya untuk merekrut, mengembangkan, memotivasi, serta mengevaluasi keseluruhan sumber daya manusia yang diperlukan perusahaan dalam mencapai tujuan.
b. Bukan dengan apa yg sumber daya manusia lakukan, tetapi apa yg SDM hasilkan

Aspek-aspek
Yg Berhubungan
Dg Human Resouces Management

a. Menarik bakat orang-orang ke dlm orgs.
b. Kehendak sebagian besar candidat utk di aplikasikan.
c. Orientasi dan treaning bagi kary. Baru.
d. Retreaning experrienced employees.
e. Motivasi utk semua kary. dan evaluasi.
f. Rewarding and compensating every one on the staff.
g. Discipling, pemberhentian, transper dan promosi.

SDM BERHUBUNGAN DG ;
a. Philosophy
b. Poliscies
c. Procedures
Kesemua utk mengatur manusia bekerja dlm sebuah orgs perusahaan.

Manajemen Personalia mengurus masalah-masalah
a. Penarikan Peg.
b. Sumber-sumber tenaga kerja.
c. Seleksi dan orientasi.
d. Pendidikan dan pelatihan
e. Promosi dan Pemindahan.
f. Pemberhentian.
g. Pensiunan.
h. Pemberian intensif/motivasi.
i. Mengatur Kesejahteraan Peg.

FAKTOR-FAKTOR YG BERHUBUNGAN DG LINGK MEMPENGARUHI M. SDM

a. Faktor ekternal
b. Faktor internal


FAKTOR EXTERNAL
a. The labor force (tenaga kerja)
b. Ketentuan peraturan hukum
c. Masyarakat
d. Serikat buruh
e. Pemengang saham
f. Persaingan
g. Nasabah / langganan
h. Tecnologi
j. Economy
FAKTOR INTERNAL

a. Misi
b. Policies
c. Budaya Perusahaan
d. Gaya manajemen Tk Atas
e. Employees
f. Organisasi Informal
g. Unit2 atau satuan2 lain.
h. Union.
TANTANGAN YG DIHADAPI M. SDM
a. Perekonomian dan perkembangan Teknologi.
1. Pergeseran jenis pekerjaan
2. Persaingan global.
b. Ketersediaan dan kualitaas tenaga kerja.
1. Tenaga kerja rendah kualitas.
2. Pertumbuhan pd ketersedian tenaga kerja contingent.
c. Kependudukan dan perbedaan.
1. Tenaga kerja yg manua.
2. Keseimbangan kerja dan kelurga.
d. Restrukturisasi Organisasi.

MANAGING THE DIVERSE WORKFORCE
(MENGATUR TENAGA KERJA YG BERBEDA DLM PEKERJAAN)
1. Women in business
2. Workers of color
3. Older workers (Pekerjaan Umur Tua)
4. Contingency Workers (pekerjaan2 sesuai keperluan pd berbagai situasi / kemungkinan.
5. Leased employess (tenaga kerja yg dpt disewakan sewaktu-waktu)
6. Immigrants (pendatang baru)
7. Young persons with limited education of skills.(tenaga kerja dari anak-anak dibawah umur dg pddk dan keahlian terbatas)

Jumat, 18 Juni 2010

keuangan dan perbankan: perbankan

keuangan dan perbankan

perbankan

Perbankan

Kata bank berasal dari Bahasa Italia, Banca, yang artinya "bangku", sebagai tempat orang melayani penukaran uang. Orang yang menerima penukaran ini kemudian berkembang menjadi bank seperti sekarang ini.

Bank adalah badan usaha yang berfungsi menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana kepada masyarakat serta memberikan jasa lalu lintas pembayaran demi kesejahteraan masyarakat.

Di Indonesia, kegiatan operasional bank diatur dengan UU No. 20/1998 tentang Perbankan.

Fungsi-fungsi Pokok Bank

  • Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan/tabungan (saving).
  • Menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman/kredit (lending).
  • Memberikan jasa perantara pembayaran.

Jenis-jenis Bank

1. Bank menurut Fungsinya

  • Bank Sentral yaitu Bank Indonesia
  • Bank Umum terdiri dari bank-bank devisa nasional baik pemerintah maupun swasta, bank-bank nondevisa swasta nasional dan bank-bank asing atau campuran. Kegiatan utama bank-bank umum kecuali bank umum nondevisa adalah menghimpun dana masyarakat dalam bentuk giro, deposito berjangka dan tabungan, memberi kredit untuk tujuan modal kerja maupun investasi, serta melakukan transksi perdagangan luar negeri, seperti BNI, Bank Mandiri, BCA, Bank Lippo, dan lain-lain. Bank umum juga meliputi bank asing beroperasi di Indonesia seperti HSBC, Standard Chartered Bank, dan lain-lain.
  • Bank perkreditan rakyat (BPR) terdiri dari bank pasar, bank desa, dan lumbung desa. Kegiatan utama BPR adalah menerima simpanan dan memberikan kredit skala kecil dalam jangka pendek kepada pedagang-pedagang di pasar dan penduduk desa. Wilayah kerjanya umumnya bersifat lokal tingkat katapraja/desa.
  • Bank Syariah, seperti: Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, dan lain-lain.
2. Bank menurut Pemilik/Permodalan
  • Bank pemerintah, seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN.
  • Bank swasta nasional, seperti BCA, Bank Lippo, Bank Niaga, dan lain-lain.
  • Bank Pembangunan Daerah, seperti Bank Sumsel, Bank DKI, BPD Bali, dan lain-lain.
Produk Perbankan

Produk perbankan dapat dibedakan menjadi:

  • Kredit Pasif dalam bentuk simpanan-simpanan, seperti Tabungan, Deposito berjangka, Sertifikat deposito, dan Giro
  • Kredit Aktif, seperti KPR, kredit kendaraan bermotor, dan lain-lain
  • Jasa-jasa keuangan, seperti inkaso, bank garansi, safe deposit box (SDB), cek perjalanan (traveller cheque), penerbitan ATM/Credit Card dan tempat-tempat penarikan ATM, dan lain-lain.

Minggu, 13 Juni 2010

BANK SYARIAH YANG DITAWARKAN

PRODUK PENYALURAN DANA MURABAHAH
Murabahah adalah akad jual beli atas barang tertentu, dimana penjual
menyebutkan dengan jelas barang yang diperjual-belikan, termasuk harga
pembelian barang kepada pembeli, kemudian ia mensyaratkan atasnya laba /
keuntungan dalam jumlah tertentu
Murabahah adalah akad jual beli antara Bank selaku penyedia barang, dengan
nasabah yang memesan untuk membeli barang dan Bank memperoleh
keuntungan yang disepakati bersama.
Berdasarkan akad jual-beli dimaksud Bank membeli barang yang dipesan dan
menjualnya kepada nasabah. Harga jual Bank adalah harga beli dari supplier
ditambah keuntungan yang disepakati. Oleh karenanya nasabah mengetahui
besarnya keuntungan yang diambil oleh Bank.
Cara pembayaran dan jangka waktunya disepakati bersama, dapat secara
lumpsum ataupun dengan cara angsuran.


PRODUK PENYALURAN DANA SALAM
Secara etimologi, salam artinya salaf ( Pendahuluan). Secara terminologi (ta’rif) muamalah salam
adalah : “Penjualan suatu barang yang disebutkan sifat-sifatnya sebagai persyaratan jual beli
dan barang tersebut masih dalam tanggungan penjual, dimana syarat-syarat tersebut
diantaranya adalah mendahulukan pembayaraan pada waktu di akad majlis (akad
disepakati)”.

Versi Bank
1. Salam adalah akad jual-beli suatu barang (komoditi) di mana harganya dibayar dengan segera,
sedang barangnya akan diserahkan kemudian dalam jangka waktu yang disepakati.
2. Salam Paralel adalah suatu transaksi dimana bank melakukan dua akad salam dalam waktu yang
sama. Dalam akad salam pertama Bank (selaku muslim) melakukan pembelian suatu barang
kepada pihak penyedia barang (muslam ilaihi) dengan pembayaran di muka dan pada akad
salam kedua Bank (selaku muslam ilaihi) menjual lagi kepada pihak lain (muslim) dengan
jangka waktu penyerahan yang disepakati bersama. Pelaksanaan kewajiban Bank selaku Muslam
Ilaih (penjual) dalam akad salam kedua tidak tegantung pada akad salam yang pertama.

Produk Penyaluran Dana Istishna'
A. Fiqh
Istishna’ berarti minta dibuatkan. Secara terminologi muamalah (ta’rif) berarti akad jual beli
dimana Shanni’ (produsen) ditugaskan untuk membuat suatu barang (pesanan) oleh
Mustashni’ (pemesan).
Al Fiqh Al Islam wa Adillatuhu Jilid 4 hal. 631, wahbah Zuhaili, Dar Al Fikr 1989, Ensiklopedi
Hukum Islam jilid 3, hal. 778-780 – PT Ichtiar Baru Van Hoeve jakarta, 1997, dan Fiqh Sunnah
Jilid 12 hal 85 – Sayyid Sabiq)
Menurut Jumhur ulama, Istishna’ sama dengan Salam yaitu dari segi obyek pesanannya yaitu harus
dibuat atau dipesan terlebih dahulu dengan ciri-ciri khusus. Perbedaannya hanya pada sistem
pembayarannya, Salam pembayarannya dilakukan sebelum barang diterima dan Istishna’ bisa di
awal, di tengah, atau di akhir pesanan.
B. Teknis Perbankan
Istishna’ adalah akad jual beli barang berdasarkan pesanan antara nasabah sebagai pemesan
(Mustashni’) dengan bank dengan kriteria tertentu seperti jenis, tipe atau model, kualitas dan
jumlahnya. Bank akan membelikan barang pesanan Mustashni’ tersebut kepada pemasok (Shanni’)
dengan kriteria yang sesuai. Harga, cara pembayaran dan jangka waktu penyerahan barang pesanan
tersebut disepakati bersama.
Apabila Mustashni’ mengizinkan Shanni’ (pemasok) untuk meminta pihak ketiga (sub pemasok)
membuat barang pesanan tersebut, maka akad kedua ini disebut Istishna’ Paralel.


PRODUK PENYALURAN DANA IJARAH DAN IMBT (IJARAH & IJARAH MUNTAHIYYAH BITTAMLIK)
A. Fiqih
Al Ijarah disebut juga Al Ajru (upah) atau Al ‘Iwadhu (ganti), artinya “Suatu jenis akad untuk
mengambil manfaat (Ajran) dengan jalan penggantian” (Fiqh Sunnah, jilid 13 hal. 15-Sayyid
Sabiq)
Maksud “manfaat” adalah berguna, yaitu barang yang mempunyai banyak manfaat dan selama
menggunakannya barang tersebut tidak mengalami perubahan atau musnah. Manfaat yang diambil
tidak berbentuk zatnya melainkan sifatnya, dan dibayar sewa. Misalnya, rumah yang
dikontrakkan/disewa mobil disewa untuk perjalanan.
B. Jenis Ijarah
Ada dua jenis Ijarah, pertama didasarkan atas periode/masa sewa biasanya sewa peralatan. Peralatan
itu disewa selama masa tanam hingga panen. Dalam perbankan Islam dikenal sebagai Operating
Ijarah. Kedua, Ijarah Muntahiyyah Bittamlik (Ijarah Wa Iqtina) yaitu sewa menyewa yang
berkombinasi, bila masa sewa berakhir penyewa boleh membelinya.
C. Teknis Perbankan
Ijarah adalah akad antara Bank (Muajjir) dengan nasabah (Musta’jir) untuk menyewa suatu
barang/obyek sewa (Ma’jur) milik Bank dan Bank mendapatkan imbalan jasa atas barang yang
disewanya.
Ijarah Muntahiyyah Bittamlik adalah perjanjian sewa suatu barang antara Bank (Muajjir) dengan
Nasabah (Musta’jir) yang diakhiri dengan pembelian obyek sewa (Ma’jur).

PRODUK PENYALURAN DANA MUSYARAKAH
A. Fiqih
Musyarakah asal kata dari Syirkah yang berarti percampuran. Menurut ahli fuqaha Musyarakah
berarti : “Akad antara orang-orang yang berserikat dalam hal modal dan keuntungan”.
(Fiqh Sunnah, Jilid 13 hal. 174, Sayyid Sabiq)
Kerjasama diatas bisa berupa modal dan jasa. Sebagai pelaksana/pengelola usaha boleh berasal dari
salah satu anggota penyerta dana atau pihak lain (di luar anggota perkongsian) dan disepakati
bersama.
B. Jenis Syirkah.
Menurut Ulama Fiqih, bentuk kerjasama (syirkah) terbagi dalam beberapa golongan:
1. Syirkah Al ‘Inan, penggabungan harta atau modal dua orang atau lebih yang tidak harus
sama jumlahnya dan keuntungannya dibagi secara proporsional dengan jumlah modal
masing-masing atau sesuai dengan kesepakatan.
2. Syirkah Al Mufawadhah, perserikatan yang modal semua pihak dan bentuk kerjasama
dilakukan baik kualitas dan kuantitasnya harus sama dan keuntungan dibagi rata.
3. Syirkah Al Abdan /Al Amal, perserikatan dalam bentuk kerja yang hasilnya dibagai
bersama.
4. Syirkah Al Wujuh, peserikatan tanpa modal.
5. Syirkah Al Mudharabah, bentuk kerjasama antara pemilik modal dan seseorang yang punya
keahlian dagang dan keuntungan perdagangan dari modal itu dibagi sesuai dengan
kesepakatan bersama.
C. Teknis Perbankan
Musyarakah adalah akad kerjasama antara Bank dengan nasabah untuk mengikatkan diri dalam
perserikatan modal dalam jumlah yang sama atau berbeda sesuai kesepakatan. Percampuran modal
tersebut digunakan untuk penglolaan proyek /usaha yang layak usaha dan sesuai dengan prinsip
syari’ah. Pembagian keuntungan akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang telah disetujui dalam
akad.

PRODUK PENYALURAN DANA MUDHARABAH
A. Fiqih
Mudharabah atau disebut juga Muqaradhah berarti bepergian untuk urusan
dagang. Secara muamalah berarti pemilik modal (shahibul maal) menyerahkan
modalnya kepada pekerja / pedagang (mudharib) untuk diperdagangkan /
diusahakan, sedangkan keuntungan dagang itu dibagi menurut kesepakatan
bersama.
(Subuulussalam jilid III, hal. 275-278, Nailul Authar jilid IV, hal 726-732,
Ensiklopedi Hukum Islam, jilid 4)
B. Teknis Perbankan
Akad Mudharabah adalah akad kerjasama antara Bank selaku pemilik dana
(shahib al maal) dengan nasabah selaku mudharib yang mempunyai keahlian
atau ketrampilan untuk mengelola suatu usaha yang produktif dan halal. Hasil
keuntungan dari penggunaan dana tersebut dibagi bersama berdasarkan nisbah
yang disepakati.

PROSES PENYALURAN
1. Solisitasiol
itasi yaLakukan solisitasi calon nasabah berdasarkan target pembiayaan yang
ditetapkan dalam Rencana Kerja & Anggaran Tahunan (RKAT), baik target
pasar (bidang usaha) maupun target nasabah
itu
2. InvestigasiYa
ItuLakukan wawancara dengan pemohon untuk memperoleh klarifikasi dan
kelengkapan data / informasi yang ada atau masih diperlukan untuk evaluasi
dan analisa permohonan pembiayaan

Lakukan kunjungan on the spot ke tempat tinggal / tempat usaha
pemohon dan melakukan wawancara dengan pihak-pihak terkait
dengan pemohon

Lakukan Trade checking, yaitu pengecekan ke pasar untuk mengatahui
keadaan usaha pemohon, hubungan pemohon dengan para supplier,
para langganan, para pesaing dan sebagainya

3. Analisa Permohonan PembiayaanYaitu me
lakukan analisa terhadap pe
rmohBerdasarkan data dari hasil investigasi, lakukan analisa dan penilaian
terhadap permohonan pembiayaan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemampuan calon nasabah, meliputi :
1) Character, yaitu watak atau sifat (tingkat siddiq dan amanah)
pemohon. Penilaian terhadap aspek ini dilakukan antara lain
dengan cara meneliti riwayat hidup, reputasi, informasi bank
dan hasil pengecekan pasar (trade checking).
2) Capital, yaitu kemampuan pemohon untuk menyediakan
modal atau kemampuan keuangan calon secara umum.
3) Capacity, yaitu kemampuan (fathanah) calon nasabah untuk
mengelola usahanya.
4) Condition of Economy, situasi sosial ekonomi, politik dan
budaya yang dapat mempengaruhi kondisi perekonomian
pada saat tertentu dan mempengaruhi kegiatan usaha
(produksi, pemasaran dan keuangan) nasabah.
5) Collateral, yaitu penilian atas jaminan yang dapat disediakan
oleh nasabah, baik menyangkut aspek ekonomis maupun
aspek juridis.

onan pembiayaan
4. Persetujuan PembiayaanYai

Penyampaian keputusan rapat/komite terhadap pembiayaan calon debitur, disetujui atau tidak, disampaikan melalui surat serta penentuan waktu untuk penyelesaian administrasi lainnya.
tu
5. Dokumentasi PembiayaanYa
Melakukan pengumpulan semua warkat yang menjadi persyaratan dalam seuah pembiayaan, baik indentitas calon nasabah, indentitas usaha, warkat jaminan dan warkat warkat lainnya.

itu
6. Realisasi PembiayaanYait

Menyerahkan dana ke nasabah dan melakukan akad.
u
7. Pembinaan dan pengawasanYai
T
ULakukan pemantauan secara terus menerus terhadap kinerja nasabah
pembiayaan, baik secara pasif maupun secara aktif.

Dapatkan informasi yang dikeluarkan secara periodik oleh bagian
operasi pembiayaan, tentang pelaksanaan tahap-tahap realisasi
pembiayaan dan realisasi pembayaran angsuran untuk memastikan
bahwa nasabah pembiayaan melaksanakan kewajibannya dengan baik
tepat pada waktunya.

Berikan segera surat teguran atau peringatan kepada nasabah
pembiayaan dalam kesempatan pertama, manakala nasabah belum
melakukan kewajibannya setelah tanggal yang telah ditentukan

Lakukan kunjungan secara periodik untuk mengetahui atau
memperoleh informasi tentang kegiatan usaha nasabah dan pastikan
bahwa nasabah tetap dalam keadaan mampu memenuhi kewajibannya

8. Penyelesaian Pembiayaan.

Apabila pemecahan masalah-masalah nasabah pembiayaan tidak dapat
diselesaikan dengan lancar, sehingga menyebabkan kualitas pembiayaan
menjadi menurun, maka portfolio yang bermasalah
tersebut dapat ditangani oleh Satuan Tugas Khusus Penyelesaian Pembiayaan
Bermasalah (STK - PPB).

ATURAN MAIN MUDHARABAH

Rukun dan Syarat Mudharabah
1. Rukun
a. Orang yang berakad :
1). Shahibul Maal / Rabbul Maal (pemilik modal)
2). Mudharib (pelaksana / usahawan)
b. Modal (Maal)
c. Kerja / Usaha
d. Keuntungan
e. Akad (Ijab Qobul)
2. Syarat-Syarat
a. Orang yang terkait dalam akad cakap hukum.
b. Syarat Modal yang digunakan harus :
1). Berbentuk uang (bukan barang).
2). Jelas jumlahnya.
3). Tunai (bukan berbentuk hutang).
4). Langsung diserahkan kepada Mudharib..
c. Pembagian keuntungan harus jelas, dan sesuai nisbah yang disepakati.

PROSEDUR
1. Akad Perjanjian
Didalam akad perjanjian harus disebutkan dengan jelas baik secara tersirat maupun tersurat mengenai tujuan dari kontrak.

2. Modal

a. Modal hanya diberikan untuk tujuan usaha yang sudah jelas dan
dispakati bersama.
b. Modal harus berupa uang tunai, jelas jenis mata uangnya, dan jelas jumlahnya.
c. Modal diserahkan kepada mudharib seluruhnya (100%) lumpsum.
d. Jika modal diserahkan secara bertahap maka harus jelas tahapannya dan disepakati Bersama.
e. Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk studi kelayakan (feasibilitystudy) atau sejenisnya tidak termasuk dalam bagian dari modal.
Pembayaran biaya-biaya tersebut ditetapkan berdasarkan
kesepakatan kedua belah pihak.

3. Bagi Hasil
a. Keuntungan yang diperoleh merupakan hasil dari pengelolaandana pembiayaan mudharabah yang diberikan.
b. Besar pembagian keuntungan dinyatakan dalam bentuk nisbahyang disepakati.
c. Mudharib harus membayarkan bagian keuntungan yang menjadi
hak Bank secara berkala sesuai dengan periode yang disepakati.
d. Bank tidak akan menerima pembagian keuntungan, bila terjadi kegagalan atau wanprestasi yang terjadi bukan karena kelalaian mudharib.
e. Bila terjadi kegagalan usaha yang mengakibatkan kerugian yangdisebabkan oleh kelalaianmudharib, maka kerugian tersebutharus ditanggung oleh mudharib (menjadi piutang Bank).
4. Pekerjaan / Usaha
a. Bank berhak melakukan pengawasan namun tidak berhak mencampuri urusan pekerjaan/usaha Mudharib.
b. Bank sebagai penyedia dana tidak boleh membatasi usaha/tindakan mudharib dalam menjalankan usahanya, kecuali sebatas perjanjian (usaha yang telah ditetapkan) atau yang menyimpang dari aturan syari’ah.
C. Dokumentasi
1. Surat Persetujuan Prinsip (Offering Letter).
2. Akad Pembiayaan Mudharabah.
3. Perjanjian pengikatan jaminan.
4. Surat Permohonan Realisasi Pembiayaan.
5. Tanda Terima Uang oleh nasabah.

PENYELESAIAN PENYALURAN DANA BERMASALAH
melaksanakan upaya-upaya penyelesaian,
meliputi :

Melakukan musyawarah dengan nasabah untuk mencari penyelesaian terbaik

Nasabah menyelesaikan / melunasi fasilitas penyaluran dana yang diterimanya dengan Menggunakan sumber dana manapun yang baik dengan mendapatkan potongan (discount) tetentu

Nasabah menjual sebagian hartanya untuk menyelesaikan / melunasi fasilitas penyaluran dana yang diperolehnya dari Bank.

Bank bersama-sama dengan nasabah menjual jaminan atas fasilitas penyaluran dana dan hasilnya digunakan untuk pelunasan

Bank membeli jaminan atas fasilitas penyaluran dana untuk mempercepat penyelesaian / pelunasan


Melakukan upaya penyelesaian dengan menempuh jalur arbitrase dan atau litigasi melalui Pengadilan Negeri setempat

LOGO BANK

PENYELAMATAN BANK CENTURY
BANK INDONESIA
MEGA SYARIAH
BANK MANDIRI
BANK BRI

Kamis, 10 Juni 2010

PENGHAPUS PAPAN DIKAMPUS
ANAK PERBANKAN
SELESAI BELAJAR
LAGI NGUMPUL
PERBANKAN DAN KEUANGAN

TUGAS STAF ADM

Banyak sekali dari kita yang menginginkan pekerjaan untuk menjadi Staff Administrasi, meskipun pekerjaan ini lebih banyak di dominasi oleh wanita tapi tidak tertutup kemungkinan bagi pria untuk menduduki posisi ini, berikut tugas dan tanggung jawab Staff Administrasi.
Tugas utama bagi seorang staff Administrasi adalah melaksanakan kegiatan pelayanan kantor, penyediaan fasilitas dan layanan administrasi perkantoran, sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Tanggung Jawab Utama

  1. Melaksanakan aktifitas penyiapan ruang kerja dan peralatan kantor untuk seluruh pegawai, untuk memastikan ketersediaan ruangan kerja dan peralatan kantor bagi setiap pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan dan jabatan.
  2. Melaksanakan aktifitas renovasi gedung kantor/kerja, untuk memastikan semua gedung kantor selalu siap operasional.
  3. Melaksanakan kegiatan surat-menyurat, dokumentasi dan pengarsipan, untuk memastikan dukungan administrasi bagi kelancaran kegiatan seluruh karyawan.
  4. Membuat rencana dan mengevaluasi kerja harian dan bulanan untuk memastikan tercapainya kualitas target kerja yang dipersyaratkan dan sebagai bahan informasi kepada atasan.
  5. Membuat perkiraan biaya tahunan yang berkaitan dengan kegiatan office administration, sebagai rekomendasi pembuatan anggaran departemen General Affair.
  6. Melaksanankan akan adanya kebutuhan dan pengadaan alat tulis kantor, peralatan kantor, peralatan kebersihan dan keamanan kantor serta layanan photocopy dan penjilidan.
  7. Mengawasi pelaksanaan kebersihan dan kenyamanan ruang kantor dan keamanan kantor.